Program and Algorithms

Type Data dalam Program Java :

  • int
  • double
  • float
  • char
  • String
  • long
  • short
  • boolean
Parameter :
  • Adalah suatu tanda atau type data yang berada dalam method / ( ), (int a, int b).
Penggunaan if-else :

Fungsi IF di gunakan untuk memilih dua buah kondisi atau lebih. Fungsi IF dapat di representasikan menjadi 3 bentuk seperti berikut :

  •  Fungsi IF Sederhana

Fungsi IF Sederhana digunakan jika terdapat dua buah kondisi / pernyataan dimana pernyataan bernilai true yang akan di tampilkan di layer.

Contoh dalam java :
public class IfSederhana{
public static void main(String[] args){
int angka=5;
if(angka>0)
/*
jika bernilai benar maka baris berikut yang akan di tampilkan di layar
*/
System.out.println(“Angka merupakan angka positif”);
}
}

  •  Fungsi IF ….ELSE…..

Fungsi IF…Else…. Digunakan jika kedua pernyataan memiliki hak yang sama atau prioritas yang sama. Jika bernilai True maka akan mencetak nilai benar jika bernilai false maka akan mencetak nilai salah.
Contoh :
public class IFElse{
public static void main(String[] args){
int angka=5;
if(angka > 0)
System.out.println(“Merupakan Bilangan Positif”);
else
System.out.println(“Merupakan Bilangan Negatif”);
}
}

  •  Fungsi IF….ELSE IF…..Fungsi IF……ELSE IF….. 

Di gunakan jika memiliki lebih dari dua pernyataan.

Contoh :
public class ElseIf{
public static void main(String[] args){
int angka1 = 5;
int angka2 = 7;
if(angka1 > angka2)
System.out.println(“Angka Satu Lebih besar angka 2”);
else if(angka1 <>
System.out.println(“Angka Satu Lebih kecil angka 2”);
else if(angka1 = angka2)
System.out.println(“Angka Satu sama dengan angka 2”);
else
System.out.println(“Tidak ada yang benar”);
}
}
Selain fungsi IF diatas juga terdapat fungsi switch. Fungsi switch di gunakan jika memiliki lebih dari 2 pernyataan artinya jika terdapat 3 pernyataan atau lebih kita boleh menggunakan salah satu dari fungsi IF….ELSE IF… atau fungsi SWITCH. Perhatikan gambar berikut :

Contoh :
public class Switch{
public static void main(String[] args){
int I = 3;
switch(I){
case 1 :
System.out.println(“I bernilai Satu”);
break;
case 2 :
System.out.println(“I bernilai Dua”);
break;
case 3 :
System.out.println(“I bernilai Tiga”);
break;
default :
System.out.println(“Nilai Default Kosong”);
return;
}
}


  •  Pernyataan Percabangan If-Else digunakan untuk memecahkan persoalan untuk mengambil suatu keputusan diantara sekian pernyataan yang ada. Untuk keperluan pengambilan keputusan, Borland C++ / Java menyediakan beberapa perintah.


1. Pernyataan If-Else

Bentuk umum dari pernyataan If-Else
if(kondisi)
{
statement 1;
}
else
{
statement 2;
}
Keterangan                :
  • Kondisi adalah pernyataan relasi yang akan diuji kebenarannya. Kondisi bisa berbentuk pernyataan relasi tunggal maupun pernyataan relasi majemuk yang dihubungkan dengan operator logika.
  • Statement adalah satu atau lebih perintah yang akan dikerjakan jika kondisi bernilai benar.
  • Kurung kurawal buka-tutup bisa dihilangkan apabila hanya terdapat satu statement.
Kesimpulan                :

Pernyataan if mempunyai pengertian, "Jika kondisi bernilai benar, maka statement 1 akan dikerjakan dan jika tidak memenuhi syarat maka akan mengerjakan statement 2".

2.Pernyataan If-Else Multi Kondisi

Kondisi yang diperiksa di dalam perintah if bisa berupa kumpulan operasi yang dihubungkan dengan satu atau lebih operator logika.
Bentuk umum If-Else Multi Kondisi.
if(kondisi1 &&/|| kondisi2 .......dst)
{
statement;
}
.....dst
Keterangan                  :
  • Kondisi 1, kondisi 2, dst adalah beberapa pernyataan relasi yang akan diuji kebenarannya. Hasil akhir dari seluruh kondisi inilah yang akan menentukan apakah blok statement akan dikerjakan atau tidak.
  • Operator "&&" digunakan untuk menghubungkan dua relasi dengan logika AND. Hasil akhir akan bernilai benar apabila kedua kondisi benar. Dan bernilai salah apabila kedua kondisi atau salah satu kondisi bernilai salah.
  • Operator "||" digunakan untuk menghubungkan dua relasi dengan logika OR. Hasil akhir akan bernilai benar apabila kedua kondisi benar atau salah satunya benar. Dan bernilai salah apabila kedua kondisi bernilai salah.
  • Kurung kurawal buka-tutup bisa dihilangkan apabila hanya terdapat satu statement.

3. Pernyataan Nested If-Else

Percabangan If-Else secara Nested merupakan sebuah struktur percabangan bisa saja berada di dalam struktur percabangan yang lain, demikian terus tanpa batas, disesuaikan dengan persoalan yang dihadapi. Diproses atau tidaknya percabangan yang berada di bagian dalam ditentukan oleh diproses-tidaknya percabangan bagian luar.

Nested if merupakan pernyataan if berada didalam pernyataan if yang lainnya. Bentuk penulisan pernyataan Nested if adalah :
if(kondisi 1)
{
if(kondisi 1-1)
{
statement 1.1;
}
else
{
statement 1.2;
}
}
else
{
if(kondisi 2-1)
{
statement 2.1;
}
else
{
statement 2.2;
}
}

Kesimpulan                :

Pernyataan Nested If-Else memiliki pengertian,
  • "Jika kondisi 1 bernilai benar, dan jika kondisi 1-1 bernilai benar, maka akan mengerjakan statement 1.1" Apabila kondisi 1-1 bernilai salah, maka akan mengerjakan statement 1.2".
  • "Jika kondisi 1 bernilai salah, dan jika kondisi 2-1 bernilai benar, maka akan mengerjakan statement 2.1" Apabila kondisi 2-1 bernilai salah, maka akan mengerjakan statement 2.2".